[FF] Regret ( Chapter 5 )

Aku mau ngepost 2 chapter lagi nih!! Kurang baik apa coba aku? xD wkwkwk. Yasudahlah, enjoy! ;) 

Title : Regret

Author : Shin Ha Hyo

Main Cast : – Park Chanyeol [ EXO-K ]

–          Jung Hyun Ah [ OOC ]

–          Byun BaekHyun [ EXO-K ]

–          Shin Ha Hyo [ OOC ]

Genre : Romance, Sad

Rating : NC-17

Summary : “ Aku tahu penyesalan itu datang di akhir. Tapi aku tidak menyangka rasanya sesakit ini. “ – Park Chanyeol

Disclaimer : FF ini hasil dari dua pemikiran yang gaje dan tapi memiliki pemikiran yang super permirsa! DO NOT COPY! DO NOT PLAGIAT! Maaf jika ada kesamaan tokoh, tempat, alur cerita. Karena ini hanya fiktif belaka #halah. Typo is everywhere. Cekidot~

 DON’T BE SILENT READERS, PLEASE! 

DON’T FORGET, RCL JUSEYO!

 ~~~

Author POV

Baekhyun dan Ha Hyo sudah sampai duluan di cafe. Hanya Hyun Ah yang belum datang. Sambil mereka menunggunya datang, Ha Hyo memesan minuman.

Terlihat yeoja cantik dengan rambut terurai yang memakai jeans dan jaket itu sedang berjalan menuju dimana Baekhyun duduk.

“annyeong” sapa Hyun Ah dengan badan yang di bungkukan sedikit.

“Annyeong Hyun Ah. Akhirnya kau datang juga, silahkan duduk.” Jawab Baekhyun

“Ne, dimana Ha Hyo?” tanyaku

“Dia sedang memesan minuman untuk kita”. Terlihat yeojachingu Baekhyun itu berjalan menuju mereka. “Nah itu dia”

“annyeong” sapa Ha Hyo pada Hyun Ah

Hyun Ah hanya terseyum.

Mereka pun duduk dalam 1 meja yang sama. Hyun Ah mulai berbicara dengan ragu. “Ha Hyo… Mianhaeyo, jeongmal mianhae karena waktu itu aku membentak dan menamparmu. Waktu itu aku hanya terbawa emosi. Mungkin karena aku terlalu shock ketika Chanyeol oppa kecelakan yang sebelumnya pergi denganmu. Tidak masalah jika kau tidak memafkaan ku.” kata Hyun Ah dengan mata berkaca-kaca

“Ah gwenchanayo.. Kau tidak perlu meminta maaf.  Aku tau perasaanmu, jika aku berada di posisimu mungkin aku juga melakukan yang sama sepertimu. Gwenchana, aku memaafkanmu Hyun Ah.” ucap Ha Hyo dengan tulus

“Ha Hyo… karena Chanyeol menganggapmu sebagai yeojachingunya yang berarti kau akan selalu berada di dekatnya. Ku mohon padamu jagalah dia.” Pinta Hyun Ah pada Ha Hyo

“Ah ne, aku akan mencobanya sebisa mungkin.” Jawab Ha Hyo

Setelah pembicaraan itu selesai, Ha Hyo menatap Baekhyun. Ha Hyo member isyarat kepada Baekhyun untuk mulai bicara pada Hyun Ah

“Hyun Ah” panggil Baekhyun. Hyun Ah pun menoleh pada Baekhyun “Ne oppa?”

“Kau tahukan aku sangat tidak suka ketika Chanyeol memanggil Ha Hyo ‘chagiya’? aku marasa risih dengan kata-kata itu. Dan hatiku pun sakit. Kumohon Hyun Ah, buatlah ia sedikit demi sedikit mengingat kembali semuanya. Ajaklah ia ke tempat dimana kalian sering menghabiskan waktu bersama.” Ucap Baekhyun panjang lebar.

Hyun Ah hanya terdiam ketika Baekhyun berbicara itu. Lalu Hyun Ah menjawab “aku mau saja melakakuan semuanya demi kembalinya ingatan Chanyeol oppa. Tapi, apa itu bisa?”

“Tentu saja itu bisa, aku sudah bertanya pada dokter.” Jelas Baekhyun 

“Ne arraseo oppa, aku akan melakukannya” jawab Baekhyun

Setelah pembicaraan selesai. Mereka pun meninggalkan cafe

***

Park Chanyeol POV

Malam ini aku hanya tidur dan menatap langit-langit kamarku sambil memikirkan perkataan Baekhyun tadi siang

“AKU ITU NAMJACHINGU HA HYO YANG SEBENARNYA!! KAU BOLEH MELUPAKAN HYUN AH, TAPI BUKAN BERARTI KAU LANGSUNG MENGANGGAP HA HYO SEBAGAI YEOJACHINGU MU!”

“Ini apa lagi??!! kenapa Baekhyun berkata seperti itu?! Apa iya Baekhyun namjachingunya Ha Hyo? Dan aku… Namjachingu Hyun Ah? Ahhh mengapa seperti ini?! aku sama sekali tidak memiliki perasaan sedikitpun padanya. Ya Tuhan, berilah aku kejelasaan dengan ini semua.” Teriaknya frustasi

Akupun menutup mataku dan menghela nafas berat. Tapi aku membuka mataku ketika ponselku berdering. Kulihat layar ponselku dan tertera nama Hyun Ah disitu.

Aku membuka smsnya dan mulai membacanya.

From: Jung Hyun Ah

For:  Park Chanyeol

“Oppa bisakah besok kita jalan-jalan ke N Seoul Tower? Aku berharap kau bisa^^”

For: Jung Hyun Ah

From: Park Chanyeol

“Ne aku bisa kok^^ kita bertemu disana pukul 07.00PM ne.”

***

Jung Hyun Ah POV

Aku mengambil ponselku dan member pesan pada Chanyeol oppa. Aku memintanya untuk jalan-jalan besok ke N Seol Tower. Aku mulai mengetik dan langsung mengirimnya

Ddrrrttt….

Ternyata ada balasan darinya dan aku pun membaca isi pesannya.

 

From: Park Chanyeol

For: Jung Hyun Ah

“Ne aku bisa kok^^ kita bertemu disana pukul 07.00PM ne.”

Syukurlah dia mau pergi bersamaku. Semoga besok menjadi hari yang indah antara aku dan Chanyeol oppa. Yaa… Aku harap begitu.

***

Still Jung Hyun Ah POV

Saat ini, aku sedang berada di depan N Seoul Tower, menunggu kedatangan Chanyeol. Aku sengaja mengenakan pakaian yang pernah kupakai waktu dulu saat Chanyeol menyatakan perasaannya padaku. Aku memakai dress putih selutut yang ku padu-padankan dengan cardigan berwarna soft pink. Tak lupa, aku menggunakan jepitan berbentuk bunga kecil yang pernah Chanyeol berikan padaku saat ulang tahun ku. Semoga dengan begini, Chanyeol bisa semakin cepat mengingatku.

“ Annyeonghaseyo. Apa kau sudah menunggu lama? “.

Aku tersentak kaget dan menoleh cepat. Dia Park Chanyeol. Dan, dia sedang tersenyum padaku. Oh tidak, jantungku berdetak cepat sekali!

“ Hyun Ah? “ panggil Chanyeol.

Aku pun tersentak lagi dan berkata dengan gugup, “ Ah, n-ne oppa. Tidak kok, aku baru saja datang “. Mendengar itu, Chanyeol tersenyum.

Chanyeol hari ini terlihat sangat tampan. Hanya memakai kaos dan jaket, tapi menurutku Chanyeol sudah sempurna.

“ Lalu, sekarang kita kemana? Kau mau keatas? “ Tanya Chanyeol, lagi-lagi mengagetkan ku. Bisa-bisa aku terkena penyakit jantung jika terus-terusan terkejut. Aku tidak boleh banyak melamun, aku harus memanfaatkan waktu ini untuk berdua dengan Chanyeol.

“ Ah, bagaimana kalau kita ke tempat gembok cinta? Kebetulan aku sudah lama tidak kesana, “ ajak Chanyeol.

Aku hanya mengangguk. Memang alasan ku mengajak nya kesini adalah untuk melihat gembok cinta yang pernah aku dan Chanyeol taruh disini. Tiba-tiba sesuatu yang hangat terasa di tanganku. Aku terperangah.

Chanyeol menggandeng tangan ku erat.

Jantung ku berdetak tak keruan, wajahku pun terasa memanas. Harapan semakin besar memenuhi benakku. Harapan Chanyeol akan mengingatku lagi.

Aku mengikutinya ke atas. Aku memandangi punggung nya dengan hampa. Aku merasa Chanyeol benar-benar sudah jauh dari jangkauan ku.

Tanpa aku sadari, kami telah sampai di tempat yang kami tuju. Gembok CInta. Aku menatap Chanyeol yang sedang tersenyum lebar.

“ Ayo, kita kesana. Aku ingin melihat-lihat gemboknya. Biasanya, banyak sekali pesan-pesan yang ditulis oleh pasangan disini. Sayang sekali, aku tidak pernah menggantungkan gembok disini, “ kata Chanyeol sambil menarikku untuk berjalan mendekati pagar yang di penuhi gembok warna-warni.

“ Kau pernah, tapi kau tidak ingat “.

“ Hah? Apa yang tadi kau bilang? “ Tanya Chanyeol.

Aigo, aku kelepasan. Berada disini berhasil membuat perasaan ku teraduk-aduk, sehingga aaku tidak bisa berpikir jernih.

“ Ani, aku tadi berbicara pada diriku sendiri “ kata ku pada akhirnya.

Chanyeol mengangguk-angguk dan kembali melihat-lihat. Aku pun berjalan sambil berusaha menemukan gembok ku dengan Chanyeol.

Dan, ternyata ada.

Aku segera meraih gembok yang berwarna pink muda itu. Entah kenapa, rasanya gembok ini terlihat lebih kentara dari pada gembok lain.

Saat membaca pesan yang ku tulis dengan Chanyeol di balik gembok itu, pikiranku kembali memutar kenangan saat aku berada di sini bersama Chanyeol, menulis di atas gembok ini.

Chanyeol oppa, aku sangat mencintai oppa. Apa cinta oppa sebesar cintaku pada oppa? Aku harap iya. Saranghae oppa^^ – Jung Hyun Ah

Aku pun membaca tulisan yang ditulis oleh Chanyeol,

Chagiya, kau tahu tidak sebesar apa cinta ku padamu? Aku yakin kau tidak tahu, karena aku pun tidak tahu sebesar apa cinta ku padamu, itu karena saking besarnya cintaku padamu. Saranghae Hyun Ah~ – Park Chanyeol

Aku pun melihat bagian depan kedua gembok itu, dan seketika air mataku pun menetes.

Chanyeol love Hyun Ah

Forever and ever

Air mata ku menetes semakin deras. Aku mengatupkan bibirku untuk menahan isakan. Aku tersentak saat merasakan sebuah tangan menepuk pundakku. Aku cepat-cepat menghapus air mata ku dan menoleh. Ternyata Chanyeol.

“ Kau….. menangis? “ Tanya Chanyeol khawatir.

Aku mencoba untuk tertawa, tapi malah terdengar seperti isakan, “ Ani, aku… aku hanya terharu melihat tulisan-tulisan di gembok-gembok ini “. Aku memaksakan untuk tersenyum, entah senyum seperti apa yang aku tampilkan. Perasaan ku benar-benar sudah kacau sekarang.

“ Ah, begitu. Bagaimana kalau kita ke bawah? Disini dingin, “ ajak Chanyeol, walaupun masih terlihat kekhawatiran di matanya. Aku pun mengangguk dan mencoba berdiri. Tapi, kaki ku terasa lemas dan aku pun jatuh terduduk.

“ Gwenchanayo? Kau sakit? “ Tanya Chanyeol khawatir sambil membantu ku berdiri. Aku tersenyum sedikit dan menggeleng, “ aniyo, aku tidak apa-apa. Ayo, kita kebawah “. Aku berjalan mendahului Chanyeol yang menatapku bingung. Aku melihat Chanyeol yang melirik gembok yang tadi ku pegang. Aku berharap semoga Chanyeol membaca tulisan di gembok itu, dan kembali padaku. Aku harap.

***

Park Chanyeol POV

Aku mengajaknya kebawah karena disini terasa dingin. Betapa kagetnya aku ketika melihat Hyun Ah jatuh terduduk di sebelahku.

“ Gwenchanayo? Kau sakit? “ tanyaku kahawatir. Aku membantunya berdiri dan ia jalan di depanku. Entah mengapa aku ingin melihat gembok cinta yang dilihat Hyun Ah tadi. Betapa kagetnya aku ketika melihat nama gembok cinta itu

Chanyeol love Hyun Ah

Forever and ever

“MWO?! Chanyeol love Hyun Ah? Aku??! Aku mencintai Hyun Ah??!” kuremas dadaku, entah mengapa hanya sesak yang kurasakan sekarang.

Aku masih terdiam memandangi gembok cinta tersebut. Kurasakan panas dimukaku, entah aku mau menangis atau apa. Perasaanku sangat kacau. Sedetik kemudian aku memutuskan pulang ke rumah. Aku tak pedulikan dimana Hyun Ah berada sekarang.

***

Still Park Chanyeol POV

Aku sudah berada di rumah sekarang. Aku masih diam duduk termenung mengingat kejadian tadi. Apa yang terjadi sebenarnya disini? Apakah aku melupakan sesuatu yang harusnya tidak aku lupakan?! Apakah benar yang di katakan Baekhyun bahwa aku namjachingunya Hyun Ah?

“aagghhh” kupegang kepalaku keras. Hanya pusing di kepala yang kurasakan sekarang. Aku jatuh dari tempat tidur, aku mencoba sekuat tenaga mengambil obat di ruang makan. Kulihat bayangan berkelebatan yang tidak aku mengerti. Sekarang aku meminum obat secara cepat. Sampai-sampai obat yang ada di tempatnya berserakan dilantai. Setelah meminum obat, ku hempaskan tubuhku ke kasur dan tak lama kemudian aku terlelap tidur

***

Jung Hyun Ah POV

Tanpa sadar aku berjalan tanpa mempedulikan kaki ini membawaku kemana. Tapi aku ingat pada sesuatu dan aku menoleh ke belakang.

“Dimana Chanyeol?! Astaga ia menghilang…” aku langsung berlari ke atas menuju dimana terakhir aku melihatnya. Aku masih melihat sekitarku, mataku masih mencari-cari sosok namja bertubuh jangkung itu. Tapi tetap saja aku tak bisa menemukannya.

Aku langsung mengambil ponselku dan cepat-cepat menelpon Chanyeol oppa.

Kucoba berkali-kali menelponnya, tapi nihil tetap saja tak ia angkat. Aku mulai khawatir, perasaan ku tidak enak sekarang. Pikiran negatifku selalu tertuju pada Chanyeol.

“Apa mungkin ia sudah tidur? Ya mungkin saja, semoga dugaanku benar” aku menghela nafas berat dan berjalan pulang ke rumah.

***

Byun Baekhyun POV

“ Aish, kalah lagi! “ teriakku frustasi.

Aku sedang bermain video game di kamar ku. Ini kebiasaan ku jika aku sedang lelah atau banyak pikiran.

Aku meletakkan video game ku dan mengambil ponsel ku yang berdering. Jung Hyun Ah.

 “ Yeoboseyo? “ sapa ku.

“ Yeoboseyo oppa. Oppa, apa aku menganggu mu? “ tanya Hyun Ah.

“ Aniyo, tidak apa-apa. Ada apa kau menelepon ku? “ tanyaku to the point.

Terdengar helaan nafas dari seberang, “ entahlah oppa, sepertinya….. Chanyeol oppa belum juga bisa mengingatku. Aku sudah tidak tahu harus bagaimana lagi, “ jawab Hyun Ah parau.

Aku pun terdiam sejenak dan bertanya, “ kenapa kau menjadi pesimis begini? Apa ada yang terjadi antara kau dengan Chanyeol? “.

Aku mendengarkan cerita Hyun Ah, bahwa Hyun Ah mengajak Chanyeol ke N Seoul Tower untuk melihat gembok cinta mereka berdua.

“ Aku harus bagaimana oppa? “ Tanya Hyun Ah padaku.

Aku tidak langsung menjawab karena aku sendiri pun bingung, masalah ini terlalu pelik.

“ Kau mau menyerah sampai disini? “ tanyaku pada akhirnya.

“ Entahlah oppa, aku sudah lelah. Semakin hari, harapan ku akan Chanyeol yang mengingatku lagi semakin kecil. Aku tahu cinta itu tidak bisa dipaksakan, aku ingin dia mencintai ku dengan tulus seperti dulu. Tapi, aku bisa apa, oppa? kalau Chanyeol belum juga ingat padaku, aku pun tidak bisa berbuat apa-apa, “.

Aku seakan bisa merasakan perasaan Hyun Ah saat ini. Pada akhirnya aku pun berkata, “ Mianhae, Hyun Ah. Aku pun tidak tahu apa yang harus kau lakukan, karena aku tidak bisa membantu kalian lagi. Ini masalah kalian berdua, dan kalian harus menyelesaikannya berdua. Tapi, satu hal yang ingin aku pastikan, kau sudah menyerah akan Chanyeol? “ tanyaku.

Beberapa saat tidak ada jawaban dari Hyun Ah, dan tiba-tiba Hyun Ah berkata,  “ Ya, aku sudah menyerah oppa, “.

Aku menghela nafas berat, tidak menyangka bahwa akhirnya Hyun Ah dan Chanyeol tidak akan bersatu lagi, “ lalu, rencana mu selanjutnya apa? “.

“ Aku akan kembali ke Paris, oppa. Besok “.

***

To Be Continue…..

RCL JUSEYOOO~😀 Hargai author yaaa^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s