[FF] Regret ( Chapter 2 )

Halohaaaa~ Ada yang nungguin FF Regret nggak nih? :3 semoga kalian suka yaa sama FF aku dan temen ku ini^^ nah, aku masih ngepost chapter 2 nya. Enjoy!😉

 

Title : Regret

Author : Shin Ha Hyo

Main Cast : – Park Chanyeol [ EXO-K ]

–          Jung Hyun Ah [ OOC ]

–          Byun BaekHyun [ EXO-K ]

–          Shin Ha Hyo [ OOC ]

Genre : Romance, Sad

Rating : NC-17

Summary : “ Aku tahu penyesalan itu datang di akhir. Tapi aku tidak menyangka rasanya sesakit ini. “ – Park Chanyeol

Disclaimer : FF ini hasil dari dua pemikiran yang gaje dan tapi memiliki pemikiran yang super permirsa! DO NOT COPY! DO NOT PLAGIAT! Maaf jika ada kesamaan tokoh, tempat, alur cerita. Karena ini hanya fiktif belaka #halah. Typo is everywhere. Cekidot~

 DON’T BE SILENT READERS, PLEASE! 

DON’T FORGET, RCL JUSEYO!

 ~~~ 

Byun Baekhyun POV

Setelah sampai di rumah sakit, aku segera mengajak Ha Hyo turun. Aku menggenggam tangannya erat untuk memberi dia kekuatan.

Aku bertanya pada suster dimana kamar Chanyeol dan segera berjalan kearah yang diberi tahu oleh suster itu. Sesampainya di kamar yang tepat, aku melihat para suster dan dokter berjalan kesana-kemari dan meneriakan kata-kata kedokteran yang tidak Baekhyun mengerti.

“ Dokter, apakah Chanyeol tidak apa-apa? “ tanyaku khawatir.

Dokter itu menatapku dan berkata, “ kami sedang berusaha. Saudara Chanyeol kekuarangan darah dan kami akan memeriksa apakah ada luka yang fatal “.

Baekhyun mengangguk dan segera menghampiri Ha Hyo yang sedang termenung di kursi. Baekhyun menggenggam tangan Ha Hyo dan meremasnya. Ha Hyo menoleh dan Baekhyun pun tersenyum menenangkan pada Ha Hyo, “ kau yang tenang ya. Semoga Chanyeol tidak apa-apa “. Aku mencium keningnya.

Tiba-tiba, aku teringat. Aku harus mengabari yeojachingu dan umma appa Chanyeol untuk memberitahu keadaan Chanyeol. Aku pun segera menghubungi mereka. Aku terlebih dahulu mengabari umma appa Chanyeol. Tapi mereka tidak bisa datang ke Korea karena masih berada di luar negeri untuk urusan bisnis. Maka kedua orang tua Chanyeol memintaku untuk menjaga anak laki-laki kesayangannya ini.

 

***

 Jung Hyun Ah POV

Terdengar suara ponselku bordering, segara aku ambil ponselku dan mengangkatnya “Yeoboseyo”

“Hyun Ah ini aku, Byun Baekhyun.”

Aku mengerutkan dahiku untuk mengingat-ingat nama Byun Baekhyun. Aku terdiam sejenak tapi sekarang aku ingat, dia adalah sahabat Chanyeol.

“Ah, waeyo oppa?” tanyaku

“emm.. I ini.. a aku mau memberi tahu sesuatu, Cha Chanyeol dia kecelakan”

Sekarang perasaanku sangat kacau. Bagaikan petir di siang bolong, dunia ini seperti berhenti sesaat. Tak kurasa air mataku mulai jatuh tanpa henti. Sakit…. Hanya sakit yang kurasakan saat ini mendengar bahwa namjachinguku kecelakan.

“Mwo?! Kau bohong oppa!! Tidak mungkin…. Tidaaakkk!!!” kataku sambil memukul kepalaku. “Oppa jebal katakan ini bohong… kau hanya bercandakan oppa??!!” lanjutku dengan isakan yang tak hentinya.

“Hyun Ah aku tak bohong padamu, kumohon jangan menangis. Aku tak tega mendengar yeoja yang menangis. Kuatkan dirimu Hyun Ah. Kau harus percaya Chanyeol  akan baik-baik saja sekarang.” Kata Baekhyun. “Pulanglah, Chanyeol pasti ingin melihatmu saat ia sadar nanti. Dan aku yakin, jika kau berada di sisinya ia akan lebih kuat.” Lanjutnya

“Ne, Arraseo oppa. Aku akan sesegera mungkin kembali ke Korea. Sebelum aku datang, tolong jaga Chanyeol ku, ne?”

“Ne, aku pasti akan menjaganya”

***

Author POV

 

Keesokan harinya, Ha Hyo dan Baekhyun pun kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan Chanyeol. Karena takut Ha Hyo kenapa-kenapa, akhirnya Baekhyun pun memutuskan untuk menginap di rumah Ha Hyo untuk menjaganya.

Dalam perjalanan, Baekhyun tidak henti-hentinya melirik Ha Hyo.

“ Chagiya, kau…… sangat khawatir terhadap Chanyeol ya? “ Tanya ku. Entah kenapa, Baekhyun merasa sedikit cemburu terhadap kekhawatiran Ha Hyo kepada Chanyeol.

“ Tentu saja aku sangat khawatir, oppa. Chanyeol oppa itu….. sudah ku anggap sebagai kakak ku sendiri “ jawab Ha Hyo dengan suara yang bergetar. Baekhyun tahu kalau yeojachingu nya itu sedang menahan tangis.

Baekhyun segera mengulurkan tangannya dan mengelus kepala Ha Hyo, “ kau tenang saja, ya. Aku yakin Chanyeol pasti akan cepat pulih. Kau percaya padaku kan, chagi? “.

Ha Hyo mengangguk dan menyeka air matanya. Baekhyun mencubit pipi Ha Hyo pelan dan berkata, “ kau tahu kan kalau aku tidak suka melihat mu menangis? Uljima, ne? Kau itu sangat jelek saat menangis “ kata Baekhyun, mencoba menghibur Ha Hyo. Ha Hyo pun tersenyum dan memukul lengan Baekhyun.

***

Still Author POV

Sesampainya di rumah sakit, Baekhyun dan Ha Hyo segera ke kamar Chanyeol. Chanyeol masih dalam pengaruh bius, jadi dia belum akan sadar saat ini. Keadaan Chanyeol terlihat menyedihkan. Kepalanya di perban, wajahnya terdapat luka-luka yang sepertinya disebabkan oleh pecahan kaca, dan tubuhnya pun lebam-lebam.

Ha Hyo menghampiri Chanyeol dan menatapnya sedih.

“ Oppa, cepat sembuh ya. Aku tidak mau melihat oppa seperti ini. Sakit, tahu? “ kata Ha Hyo sambil mulai menangis. Baekhyun menghampirinya dan merangkul pundak Ha Hyo.

Tiba-tiba, terdengar suara pintu terbuka. Ha Hyo dan Baekhyun menoleh, dan melihat seorang yeoja. Yeoja yang tidak lain adalah Hyun Ah, yeojachingu Chanyeol.

***

Jung Hyun Ah POV

Sekarang aku sudah berada di Korea tepatnya di Incheon Internasional Airport. Langsung saja ku naiki taksi yang berada di depanku ini. Dan memberi alamat rumah sakit dimana Chanyeol di rawat.

Sesampainya disana aku bertanya kepada suster dimana kamar Chanyeol berada. Sang suster pun menunjuki arah kamarnya.

Aku membuka pintu kamar 088, dan ku lihat ada 2 orang lain selain Chanyeol yang berada di kamar itu. Tapi aku tak bisa melihat dengan jelas siapa mereka, karna mereka membelakangiku. Tapi saat ku tutup pintu kamar itu, mereka moneleh kepadaku. Sekarang aku tahu siapa mereka.

“A annyeonghaseyo” kutundukan badanku dan mereka membalasnya sama denganku.

Tanpa basa basi aku langsung menghampiri tempat tidur Chanyeol. Ku lihat namjachingu yang ku sayang ini sedang tak berdaya di kasurnya. Sakit melihatnya seperti itu, tak bisa melihat senyuman yang begitu manis, tak bisa melihat ketawa yang membuat suasana hatiku senang. Ku tundukan kepalaku dan sedikit menahan tangisan ini.

“Oppa, cepatlah sadar. Kau bilang, kau sangat rindu padaku. Aku ingin kau mengucapkannya kembali sekarang.” Ku genggam tangannya erat, akhirnya tak bisa kutahan tangisan ini. “Chagiya, kenapa ini terjadi padamu? Andaikan aku Tuhan, aku ingin mengubahnya. Biar aku saja yang mengalami ini, jangan dirimu oppa. Aku tak pernah siap jika kau harus seperti ini”ucapku yang tak henti-hentinya menangis di sampingnya.

Ku hapus air mataku dan mencoba kuat untuk menanyakan kejadian yang sebenarnya kepada Baekhyun oppa.

“Oppa, apa yang terjadi sebenarnya?” tanyaku pada Baekhyun oppa

Sebelum Baekhyun menjawab, seorang yoeja yang berdiri di samping Baekhyun berkata. “Biar aku saja yang menceritakannya”.

***

Shin Ha Hyo POV

Aku pun menceritakan semua yang terjadi kepada yeojachingu Chanyeol. Mulai dari aku meminta Chanyeol menemaniku sampai akhirnya Chanyeol kecelakaan.

Setelah aku selesai bercerita, suasana menjadi hening. Kuperhatikan wajah Hyun Ah yang memerah. Aku yakin sekarang ia marah padaku. Ia pasti menganggap ku penyebab semua ini. Tapi, aku bisa apa? Aku tidak bisa melarang Hyun Ah untuk marah.

Tiba-tiba, Hyun Ah berjalan kearah ku dan….

PLAK!

Hyun Ah menamparku keras sekali. Aku memejamkan mata dan menggigit bibir untuk menahan sakit yang menjalar di pipiku. Tidak hanya di pipi saja aku merasa sakit, tapi juga di hati. Aku tidak menyangka Hyun Ah akan semarah ini padaku sampai-sampai ia menamparku.

Hyun Ah menatapku garang dan membentakku, “ kau itu benar-benar yeoja tidak tahu malu! Gara-gara kau, Chanyeol ku kecelakaan. Kalau saja kau tidak memintanya untuk menemani mu, aku yakin tidak akan seperti ini ceritanya. Kau harus nya malu! Kau itu bukan siapa-siapa Chanyeol. Aku bahkan tidak mengenalmu, tapi kau berani-berani nya melukai Chanyeol. Aku yang sudah hampir 3 tahun bersama nya, selalu menjaganya dengan sekuat tenaga. Tapi, kau menghancurkannya dalam sekejap. Kau itu benar-benar kurang ajar! “.

Hyun Ah tampaknya akan menamparku lagi. Aku pun segera menutup mata. Tetapi, aku tidak merasakan sakit di pipi ku. Saat aku membuka mata, aku melihat Baekhyun menahan tangan Hyun Ah yang hendak menamparku.

Baekhyun menghempaskan tangan Hyun Ah kasar dan berkata, “ Hei! Kenapa kau malah menyalahkan Ha Hyo? Ha Hyo tidak bersalah! Kau yang seharusnya tau diri, nona! Kau yang menelepon Chanyeol saat ia sedang menyetir kan? Lalu, sebenarnya ini salah siapa? Sekarang, kau malah membentak dan menampar Ha Hyo. Asal kau tahu, Ha Hyo itu yeojachinguku! Dan, seharusnya kau berterima kasih pada Ha Hyo, karena berkat dia kau bisa tahu keadaan Chanyeol. Tolong berkaca sedikit, Hyun Ah! “.

Kulihat Baekhyun menarik tanganku supaya mendekat kepadanya. Baekhyun pun berkata kepada Hyun Ah lagi, “ sekali lagi kau menyakiti Ha Hyo, kau tahu akan berurusan dengan siapa, nona! “. Lalu Baekhyun pun menarik ku keluar kamar dan meninggalkan Hyun Ah.

***

Park Chanyeol POV

Ku dengar suara samar samar orang yang sedang bertengkar….

“ Hei! Kenapa kau malah menyalahkan Ha Hyo? Ha Hyo tidak bersalah! Kau yang seharusnya tau diri, nona! Kau yang menelepon Chanyeol saat ia sedang menyetir kan? Lalu, sebenarnya ini salah siapa? Sekarang, kau malah membentak dan menampar Ha Hyo. Asal kau tahu, Ha Hyo itu yeojachinguku! Dan, seharusnya kau berterima kasih pada Ha Hyo, karena berkat dia kau bisa tahu keadaan Chanyeol. Tolong berkaca sedikit, Hyun Ah! “.

“Baekhyun?”

Ku coba membuka mataku sekuat tenaga. Aku melihat 3 orang yang sedang berdiri dekat tempat tidurku. Aku berusaha memperjelas mengelihatanku dan hanya 2 dari 3 orangku kenal. Baekhyun… dan, ya  benar satu lagi itu Shin Ha Hyo.

“dimana aku sekarang?  Ku lirik kanan dan kiri sisiku, ku cium aroma ruangan ini. Ya Tuhan, aku di rumah sakit. Aroma rumah sakit sangat khas. Jadi aku tahu sekarang aku berada dimana. Apa yang terjadi padaku? Mengapa mereka berada disini? Dan siapa yeoja satu itu? Aku tidak mengenalnya”. Gumamku dalam hati

Aku melihat Baekhyun menggandeng tangan Ha Hyo dan membawanya keluar kamar. Sekarang, kulihat yeoja yang tak kukenal ini menangis di dekatku.

“nngghh”

“Chanyeol?! Kau sudah sadar?” Tanya yeoja yang terlihat khawatir itu.

“Haa? Nuguseyo?” tanyaku padanya

***

To Be Continue….

Otthe?? Masih kependekan yaa? Mianhae, aku sengaja bikin pendek-pendek supaya kalian penasaran *evil laugh* Ntar pas akhirnya aku bikin panjang, deh^^

RCL JUSEYO^^ tolong hargai author yaa *bow*😉

 

2 thoughts on “[FF] Regret ( Chapter 2 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s