[ FF Baekhyun ] Need You Know

Annyeonghaseyo~ Hari ini, untuk pertama kali nya, aku mau nge post FF!! Yoohoo~ ^^ Jangan lupa RCL yaa.. Enjoy😉

****

Author : Shin Ha Hyo

Title : Need You Now

Cast : Byun Baekhyun

           Shin Ha Hyo

Genre : Romance, Sad

Length : Oneshoot

Rating : Tentuin sendiri ya^^

Summary : “ Aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku membutuhkan mu. Sekarang, dan selamanya. “ – Byun Baekhyun

Disclaimer : FF ini berasal dari pemikiran murni aku! DO NOT COPY, PLAGIAT, BASH! Maaf kalau ada typo atau semacam nya, baru amatir._.v

P.S : Supaya lebih dapet feel nya, kalau bisa sambil dengerin lagu Lady Antebellum yang judulnya Need You Now ya😉 Karena FF ini terinspirasi dari lagu itu^^

All Byun Baekhyun POV

Semilir angin menerpa wajah ku lembut, membuat ku memejam kan mata. Aku suka keheningan, tapi keheningan kali ini berbeda. Rasanya…. Hampa.

Aku membuka mata ku dan mulai menerawang. Tempat ini benar-benar indah, sampai-sampai aku tidak bisa beranjak dari sini. Satu hal yang melintas di benakku…

Andai saja, saat ini ada dia disini…… bersama ku.

Pikiran ku mulai melayang kemana-mana. Aku meresapi pikiranku dan otakku pun memutar memori kenangan pada masa lalu. Masa lalu…… yang tidak pernah akan bisa aku lupakan.

Flashback…

“ Oppa, kau mau mengajak ku kemana? “ tanya seorang yeoja berparas cantik di sebelah ku.

“ Lihat saja nanti. Aku kan ingin memberi mu kejutan. Kalau aku memberitahu mu sekarang, bukan kejutan lagi nama nya, “ jawab ku sambil tersenyum.

Yeoja itu menggembungkan pipi nya dan berkata, “ oppa itu suka sekali membuat ku penasaran, “. Aku tertawa mendengar pernyataannya.

“ Tapi, kau suka kan? “ tanya ku sambil mengerling jail. Yeoja itu memukul lengan ku pelan dan menunduk dengan wajah yang memerah. Aku tertawa dan merangkulnya.

“ Ha Hyo-ah, sekarang coba kau tutup mata mu, “ kataku saat melihat bahwa tempat yang mereka tuju sudah dekat.

“ Bagaimana aku bisa melihat jalan jika aku menutup mata ku, oppa? “ kata yeoja-yang bernama Ha Hyo-sambil menatap ku bingung.

Aku tersenyum lembut padanya, “ aku akan menuntun mu, jagiya. Kau percaya padaku, kan? “ tanyaku. Kulihat Ha Hyo mengangguk dan mulai menutup matanya.

Aku tersenyum dan meraih tangannya. Aku menuntun nya ke tempat yang kami tuju. Setelah sampai di tempat itu, aku melepaskan genggaman ku.

“ Sekarang, buka mata mu, “ kata ku.

Ha Hyo membuka mata nya perlahan, dan mengerjapkan mata sekali. Dan seketika itu, mukanya tercengang.

“ Oppa…… i-ini?.. “ kata Ha Hyo terkejut.

“ Saengil chukkae hamnida, jagiya, “ kataku sambil menatapnya.

Ha Hyo menutup mulutnya dan memandang ku penuh rasa haru. Ya, aku mengajak Ha Hyo ke sebuah danau yang sangat indah. Tempatnya sepi, tapi aku tahu kalau Ha Hyo menyukai nya. Aku baru menemuka tempat ini beberapa hari yang lalu. Dan, aku berniat mengajak Ha Hyo ke tempat ini.

“ Maaf aku tidak bisa memberi mu hadiah yang mewah, tapi aku berharap, kau bisa mengingat tempat ini selamanya, sebagai pemberian dari ku, “ kataku sambil memegang tangannya.

Air mata Ha Hyo menetes, “ oppa, aku benar-benar bahagia saat ini, “.

Aku memeluknya erat dan berbisik di telinganya, “ Saranghae, yeongwonhi. Aku tidak bisa hidup tanpa mu, aku membutuhkanmu. Sekarang, dan selamanya, “.

“ Nado saranghae, oppa. Yeongwonhi, “ kata Ha Hyo sambil balas memelukku.

Flashback off…

Aku menghela nafas dan tersenyum. Aku memandang lagi danau yang ada di hadapannya. Danau yang terlihat berkilauan di tempa cahaya matahari. Ya, sekarang aku sedang berada di danau yang 3 tahun lalu aku persembahkan untuk Ha Hyo.

Aku benar-benar masih mengingat jelas wajah terkejut Ha Hyo saat itu. Aku masih mengingat bagaimana wajah haru Ha Hyo saat itu. Aku juga masih mengingat saat Ha Hyo membalas pelukanku dan mengatakan bahwa ia mencintai ku juga.

Tapi, apa Ha Hyo masih mengingat itu semua?

Apa Ha Hyo masih ingat danau ini? Apa Ha Hyo masih ingat semua perkataan ku saat itu? Apa Ha Hyo masih ingat jawaban dirinya saat aku berkata aku mencintai nya?

Awalnya, aku masih percaya kalau Ha Hyo ingat dengan semua kejadian waktu itu. Tapi, sekarang? Aku ragu.

Flashback…

“ Oppa, ada yang ingin aku bicarakan dengan mu, “ kata Ha Hyo serius.

Aku menatap Ha Hyo bingung, “ kau mau bicara apa? “.

Kulihat Ha Hyo menghela nafas. Sepertinya ada yang tidak beres disini.

“ Oppa, sepertinya….. hubungan kita sampai disini saja. “

Aku terperangah mendengar perkataan Ha Hyo. Aku tertawa, “ Ha Hyo-a, bercanda mu tidak lucu, tahu, “.

Ha Hyo menatap ku nanar dan berkata, “ aku tidak bercanda, oppa. Aku serius, “.

Baekhyun menatap mata Ha Hyo dan kembali berkata, “ kau bercanda, Ha Hyo-ah. Ayolah, jangan bercanda seperti ini, “.

Ha Hyo menatap ku dan berkata dengan sedikit amarah, “ atas dasar apa aku harus bercanda, oppa? Aku serius! Bisakah oppa menghargai perkataan ku? “.

Aku tersentak. Aku menatap matanya, “ ta-tapi kenapa? Apa aku berbuat kesalahan pada mu? “. Aku benar-benar bingung sekarang. Kenapa tiba-tiba Ha Hyo berkata seperti ini.

“ Tidak. Oppa tidak salah apa-apa, “ kata Ha Hyo.

“ Lalu, kenapa kau meminta hubungan kita diakhiri? “.

“ Karena…. Aku sudah tidak mencintai oppa, “ kata Ha Hyo sambil mengalihkan pandangan ke arah lain.

Hatiku sesak mendengar perkataan Ha Hyo. Ha Hyo….. tidak mencintai ku lagi?

“ geotjimal. Kau bohong, Ha Hyo-a. Aku tahu kau masih mencintaiku, “ kata ku berusaha tegar.

Ha Hyo menatap ku dengan emosi, “ Aku tidak berbohong, oppa. Bisakah oppa mempercayai ku? “.

“ Tidak! Aku tidak mempercayai mu, Ha Hyo. Bagaimana bisa kau berhenti mencintai ku secepat itu? “ tanya ku sambil mengepalkan tangan di samping tubuh.

Ha Hyo mendengus dan berkata, “ oppa, jangan berkata seolah-olah aku akan mencintai mu selamanya. Cinta tidak bisa di paksakan, “.

Aku terbelalak mendengar perkataannya. Emosi ku terobrak-abrik, “ segampang itu kau berkata? Aku mencintai mu, Ha Hyo! Apa kau tidak bisa menyadari itu?? Kenapa kau menjadi seperti ini?? “ tanyaku dengan setengah berteriak.

Ha Hyo berkata dengan datar, “ Aku dijodohkan oleh orang tua ku, “.

Aku tersentak mendengar itu, “ dan semudah itu kau menerima nya? Kau anggap apa perasaan ku selama ini, Ha Hyo? “.

Ha Hyo menatap ku tajam dan berteriak kepadaku, “ apa aku tega mengabaikan permintaan orang tua ku?! Apa oppa tahu? Orang tua ku meminta ku menikah dengan namja yang dijodohkan dengan ku sambil bersujud di kaki ku!! Bagaimana jika oppa yang berada di posisi ku?! Oppa pikirkan perasaan ku juga! Oppa tahu kalau keluarga ku sedang dilanda krisis ekonomi kan?? Jangan anggap aku yeoja murahan oppa, aku melakukan semua ini demi orang tua ku! “. Air mata Ha Hyo menetes dengan deras.

Aku pun berusaha untuk menahan air mata ku yang hendak tumpah. Aku menengadahkan kepala ku dan berkata, “ lalu, bagaimana dengan kita? “.

Ha Hyo mengalihkan tatapannya dan berkata, “ kita akhiri saja, “.

Aku tersenyum miris, “ sedangkal itu kah perasaan mu padaku, Ha Hyo? Sampai-sampai kau mengakhiri hubungan ini secara sepihak. Sekarang aku tanya pada mu, kau mencintai namja itu? “.

Ha Hyo tidak menatap ku dan berkata dengan datar, “ aku akan berusaha mencintainya, “.

“ CInta tidak bisa di paksakan, Ha Hyo. Bukankah tadi kau berkata seperti itu? “ kataku.

Ha Hyo mengepalkan tangan nya, “ aku tidak merasa terpaksa oppa! Aku memang sudah tidak mencintai mu  lagi! “ Air mata Ha Hyo semakin deras.

Aku menatapnya nanar dan berkata, “ jika kau benar-benar sudah tidak mencintai ku, kenapa kau menangis, Ha Hyo? Jangan berbohong pada dirimu sendiri, “.

“ Oppa tidak tahu apa-apa!! Oppa tidak mengerti!! “ kata Ha Hyo kalap.

Baekhyun berteriak dan memukul dinding di sebelah nya, “ Kenapa kau begini, Ha Hyo?? Kemana Ha Hyo yang dulu mencintai ku?? “.

Ha Hyo menatap ku dan berkata, “ Aku yang dulu, berbeda dengan aku yang sekarang. Maaf jika ini menyakiti oppa, tapi aku harus menjadi orang egois sekarang. Selamat tinggal oppa, aku tahu kau pasti bisa hidup bahagia walaupun tanpa ku. Aku akan selalu mendoakan mu, “.

Aku menatap kepergian Ha Hyo. Aku ingin menahan Ha Hyo, tapi badanku serasa kaku. Tenaga ku seperti tersedot semua. Aku terduduk di lantai yang dingin, bersamaan dengan menetes nya air mata ku.

“ Geotjimal…… kau bohong, Ha Hyo… kau masih mencintai ku…. Kau bohog… KAU BOHONG!! “ aku berteriak dan terisak keras. Pandangan ku mengabur dan kepala ku terasa sangat pusing. Aku terus menangis. Wajah Ha Hyo berkelebatan di otakku.

“ Oppa, aku ingin ke taman bermain! “

“ Aigo, oppa.. kau lucu sekali, sih! Rasanya aku ingin mencubitmu setiap hari, “

“ Oppa, kau tidak akan meninggalkan ku, kan? “

“ Entah apa yang terjadi pada diriku jika aku tidak bertemu dengan oppa, “

“ Nado saranghae, oppa. Yeongwonhi “

“ ARGHHHHH!!! GEUMANHAE….. JEBAL!! “ teriak ku frustasi sambil menutup kedua telinga ku. Tapi suara-suara itu masih terdengar. Isakan ku semakin keras sampai dadaku sesak dan sakit. Air mata ini tidak akan bisa berhenti. Aku masih mencintai mu, Ha Hyo. Aku akan terus mencintai mu.

Flashback off…

Aku membuka mata dan menerawang kedepan. Air mata ku sudah menetes daritadi. Tapi aku tidak menghapus nya. Aku tahu, walaupun sudah beribu-ribu butir air mata ku yang menetes, tidak akan membuat Ha Hyo kembali pada ku.

Aku tahu, tapi aku belum sanggup menerimanya.

Ha Hyo yang selalu kupeluk saat ia sedih dan ketakutan, Ha Hyo yang selalu ku genggam tangannya kemana pun kami pergi, Ha Hyo yang selalu ku elus rambut nya. Semua aspek pada diri Ha Hyo tidak akan semudah itu aku lupakan.

3 tahu telah belalu sejak kepergian Ha Hyo dari hidupku. Aku tidak pernah mendengar kabar nya sama sekali. Dia tidak menghubungiku, begitu pun aku. Aku yakin dia sudah bahagia sekarang. Walaupun aku yang merasakan sakitnya, tapi aku rela. Demi seseorang yang aku cintai, Shin Ha Hyo.

Saranghae Ha Hyo. Yeongwonhi.

 

-END-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s